Senin, 02 Juni 2014

ETIKA BER-SMS DENGAN DOSEN


halooo, mahasiswaku yang budiman, dan budiwoman :D apakah kalian pernah mengirim sms pada dosen dan tidak dibalas? sudah saatnya, anda saya beritahu, mengapa sms itu tidak dibalas. tapi sebelumnya, coba perhatikan beberapa petikan sms ini :

 tipe tanpa identitas :
“Bu, ibu ada di mana sekarang?
Hari ini ke kampus gak bu?”
 “Ibu ada di mana???? Ditunggu di kelas xxx sekarang”
 “Ibu posisi dimana? saya sudah di kampus dari tadi”
“bu Maria,, untuk materi kuliah xxx ada dimana ?”
apa dampaknya jika anda tidak memberitahu identitas anda? tengoklah percakapan dibawah ini:
mhs :”ibu, saya mau ketemu” 
dosen :”maaf, ini siapa ya?” 
mhs :”saya budi” 
dosen :”budi yang mana ya?” 
mhs :”saya budi mahasiswa ibu” 
dosen :”oooh…., budi winarno?” 
mhs :”bukan…, budi setiawan, mahasiswa prodi....” 
dosen :”baik mas budi, kapan mau ketemu?”
 mhs : “nanti siang bu” 
dosen : “baik mas, silakan datang, nanti siang saya sedang kosong” 
 bayangkan, berapa banyak waktu dan pulsa terbuang hanya untuk melayani sms seperti ini. jika anda hanya menuliskan maksud anda “ibu, saya mau ketemu”, dosen anda tentu bingung ini sms dari siapa? tukang kredit? petugas asuransi? sales buku? kolega bisnis? atau mahasiswa? 

 tipe memerintah : 
“Bu saya … dari kelas … Boleh minta slide kuliah gak bu? Kirimin via gmail aja ya bu, kita butuh buat belajar, makasih…”
“Bu. Nilai mata kuliah XXX saya belum keluar di siakad. Dosennya sudah di hubungi bu Maria belum ? dihubungi saya tidak respon buu..”
 “kalo misal nilainya keluar terus yang nginput bu Maria bisa tidak bu”
 “bu…., tolong dikoreksi ya bu, saya pengen cepat lulus” 
"bu, pean ada dimana ? saya mau ketemu" (khusus yang seperti ini justru saya gemas dan langsung saya ajak bertemu sesegera mungkin. nah, setelah bertemu langsung 'dikumbah bersih' :p. mungkin di daerahnya menggunakan kata 'pean' dianggap sopan. Tetapi di Malang terlebih ini ditujukan pada dosennya maka hal tersebut sangat tidak sopan :( jangankan kata 'pean' menggunakan kata 'anda' saja banyak dosen yang ngomel hihihi )

 dosen pada umumnya orang yang usianya lebih tua dari anda, jadi, jangan memerintahkannya untuk melakukan sesuatu seperti anda ngobrol dengan teman anda. anda bisa memintanya dengan gaya yang lebih sopan. misalkan : saya membutuhkan slide kuliah ibu untuk bahan belajar, dimana saya bisa mendapatkannya bu? 

tipe alay : 
“SoRe bu..ApA be5ok 4da kul!ah Ga’ ea?”
 “Oowh gitchu ya buk…., mu u cih bingits ya buk….”

 bagi mahasiswa, tulisan 4L4y mungkin lucu dan menarik, tapi bagi dosen, tentu butuh waktu khusus untuk mencerna tulisan anda.

 tipe sok penting 
“Bu, bimbingannya ndak jadi hari ini karena saya ada acara keluar. Besok saja jam 9. Trims” 
“Bu, ini saya masih ngeprint, tunggu yaa…” 
“Wah pagi saya nggak bisa e bu, Sore aja ya bu?” 

 bagi mahasiswa, jika waktu yang dijanjikan oleh dosen bertabrakan dengan acara lain, anda bisa membalasnya dengan pilihan bahasa lain, seperti : 

“maaf bu, untuk jam 2 saya masih ada di luar kota, bagaimana jika jam 4 sore?”

jika ada diantara kalian yang menggunakan bahasa sms tersebut diatas, dan kemungkinan besar tidak dibalas, maka akan saya kuak, mengapa bisa demikian. dosen yang tidak membalas sms anda, kemungkinan ada beberapa sebab : 
 1. waktu yang kurang tepat dosen pasti punya banyak waktu sibuk, diantaranya saat sedang mengajar, meeting ataupun sedang membimbing. jadi, pastikan anda tidak meng-sms di saat-saat jam sibuk. atau, bisa jadi anda terlalu pagi atau terlalu malam mengirim sms. 
 2. cara atau etika kita kurang baik. tipe-tipe sms diatas tentunya merupakan contoh sms yang kurang baik. jika anda mengirim sms dengan 4 tipe diatas, dan tidak dibalas, maka, bisa dipastikan dosen anda sedang “empet” sama anda. :D 
 3. HP mati, low batt atau pulsa habis meskipun anda sudah berbahasa sopan, dikirim pada saat yang tepat, tapi HP dosen lowbatt atau habis pulsa, maka sms anda tidak akan dibalas. tapi saya yakin, jika dosen anda baik, dan sms anda sudah baik, setelah terisi pulsa/energy, dia akan segera membalas sms anda. 

 mengapa? mengapa kita harus sopan? 

 sopan santun dan etika, seringkali tidak pernah tertulis di buku pegangan mata kuliah, dan kampus kita adalah salah satu perguruan tinggi yang mengedepankan karakter yang baik, bagi dosen maupun mahasiswanya. Kelak, anda akan punya atasan, punya mertua, kolega bisnis, dan sopan santun menjadi syarat mutlak berinteraksi. anda akan lebih banyak teman dan disukai orang tua. (ingat lagu peramah dan sopan ciptaan Pak Dal….:D )

 bagaimana sms yang baik?
 1. dimulai dengan sapaan : assalamu’alaikum wr wb atau assalamu’alaikum (jangan disingkat : ass, mekum, askum, karena hakikatnya salam adalah doa, jadi jangan disingkat. dulu, saya pun pernah menggunakan singkatan “ass” untuk menunjukkan salam, tapi kemudian saya ditegur teman saya, bahwa “ass” kemungkinan akan diartikan “pantat” oleh orang yang menerima pesan), atau selamat pagi, siang, sore….. 
 2. sebutkan identitas anda : dosen anda bukanlah phone book berjalan. dia tidak akan menyimpan semua nomor telepon mahasiswa di ponselnya. keterbatasan memory kemungkinan bisa jadi penyebabnya. jadi, sebaiknya anda sebutkan identitas anda. misalkan : saya irma suryani, kelas B….. 
 3. tuliskan keperluan anda dengan singkat dan jelas : jangan terlalu bertele-tele, singkat tapi tetap memperhatikan kesopanan. misalkan : hari ini saya ingin bimbingan skripsi, apakah ibu ada waktu? 
 4. ucapkan maaf untuk menunjukkan kerendahan hati anda 
 5. akhiri dengan ucapan terima kasih Misalkan begini : Selamat pagi bu, saya ika rahmawati, kelas B, maaf bu, saya mau menanyakan apakah besok ibu ada waktu untuk bimbingan skripsi? terima kasih

 SMS diatas panjangnya 143 karakter, sehingga menurut saya tidak terlalu kepanjangan, juga tidak terlalu pendek, tapi dosen mengetahui maksud anda. “SMS adalah pesan singkat, kira-kira panjangnya 160 karakter. SMS bukan telegram, juga bukan email, jadi, tuliskan semuanya dalam pesan singkat, tapi tetap menjaga kesopanan” demikian sekilas info tentang etika ber sms dengan dosen. mudah2an sukses terus kuliahnya…., tetap semangat! 

 Disadur dari : http://tenia.dosen.st3telkom.ac.id/2014/05/16/sms-mahasiswa-sudah-saatnya-anda-tahu/ ...

Selengkapnya >>