Selasa, 05 Juli 2016
EDISI BAPER (*__~)
Label:
ngga penting dibaca
Minggu, 12 Juni 2016
YUK BERKREASI (^__*)
Memiliki kreatifitas menjadikan hidup lebih berwarna. Setelah saya membaca salah satu artikel dari sebuah blog tentang keuntungan memiliki kreatifitas saya terinspirasi untuk berbagi pengalaman dengan anda ketika kita memiliki kreatifitas. Diantaranya adalah :
1. Membuat hidup lebih indah.
Kalau kita memiliki hobby yang menyenangkan maka kita memiliki tujuan yang jelas. Misalnya, setelah beraktifitas di kampus, saya ingin segera pulang untuk membuat kreasi dari Fimo polymer clay. Saya merasa nyaman duduk manis di depan meja kerja saya membuat aneka kreasi ditunjang dengan koneksi internet yang lancar. Sehingga tanpa kita banyak mengeluarkan uang untuk jalan jalan, shopping saya sudah mendapatkan kesenangan di dalam rumah... Hidup menjadi penuh warna, tidak monoton karena saya bisa mencoba membuat aneka kreasi.
2. Lebih irit (?)
Kalau yang ini sih relatif ya. Kalu orang lain duitnya dipakai untuk nonton, keloyongan tetapi saya lebih senang membelanjakan duit saya untuk memenuhi keinginan (bukan kebutuhan ya.. :D) hobby saya.
3. Menghilangkan energi negatif.
Ups mungkin lebih tepatnya mengurangi energi negatif ya. Jujur saja kalau kita tidak punya kreatifitas yang menyenangkan pikiran kita jadi nganggur akhirnya yang tidak penting dipikirkan juga deh :) Yah akhirnya muncul piktor, suudzon, suka gosip, fitnah dll. Dengan adanya kesibukan membuat aneka kreasi ini maka kita jadi semakin termotivasi untuk bisa untuk bisa berkarya yang lebih baik dan lebih baik lagi.
4. Meningkatkan kualitas dan taraf hidup.
Kreatifitas berperan besar dalam meningkatkan kesejahteraan kita. Salah satunya karya tersebut bisa kita jual atau keahlian tersebut bisa ditularkan pada orang lain.
Yuk, tunggu apa lagi ? Bikin hari-hari kita penuh kreatifitas supaya hidup lebih bermanfaat untuk orang lain, hidup lebih berwarna bagi kita dan hidup lebih berkah dimata Tuhan..
Label:
FIMOHOLIC
PENGENALAN FIMO POLYMER CLAY
Kali ini saya akan menunjukkan jenis dan kegunanaan fimo polymer clay yang biasanya saya gunakan untuk berkreasi. Tonton video saya di youtube ya, saya akan memberikan banyak tips cara berkreasi... Makasih..
Label:
FIMOHOLIC
Minggu, 21 Februari 2016
HAI MASA LALU !
Hai masa lalu...
Tidak, aku hanya ingin menyapa. Berdebukah kau ? Maaf aku semakin jarang mengunjungimu. Aku disibukkan dengan masa kini dan impian masa depan. Tenang saja, aku takkan melupakanmu. Aku hanya mungkin akan jarang menengokmu...
Hai masa lalu...
Aku hanya ingin menyapa. Terimakasih pernah ada. Terimakasih pernah menjadi bagian perjalananku. Sedih pun bahagia kisahmu menjadi penguat langkahku di masa kini. Bukankah masa kini adalah hasil rentetan penjalanan masa lalu ? Maka itu aku berterimakasih.
Hai masa lalu...
Aku pernah jatuh, aku pernah sakit hati. Tapi sudah kusimpan semua cerita dalam sebuah kotak kenangan, yang kunamakan masa lalu. Ya kamu. Ruangmu mungkin kini gelap, aku sekadar melihat ruangmu, namun hanya sebentar. Aku takkan lama-lama, sekedar melihat lagi seperti apa jalan yang kulalui dulu agar aku bisa belajar lagi jika saja masa kiniku aku lupa atau mungkin lalai menjaga langkah.
Hai masa lalu...
Lihatkah kau bagaimana aku di masa kiniku ? Bagaimana menurutmu ? Semoga kau bangga. Sebab apapun yang kucapai, adalah karena semua pelajaran di masa lalu begitu membekas dan mampu membentukku.
Hai masa lalu...
Label:
ngga penting dibaca
Minggu, 24 Januari 2016
HAPPY 11th (STEEL) WEDDING ANNIVERSARY
Semoga di ulang tahun pernikahan kita ini, dapat menjadikan kita pribadi yang lebih dewasa, bertanggung jawab dan berpikir yang lebih matang lagi. Semoga masalah yang hadir menjadikan kita lebih dekat, membesarkan rasa cinta kita. Sejatinya masalah yang hadir itu hanyalah ujian yang harus kita selesaikan dengan bijak...
...
Selengkapnya >>
Label:
UCAPAN SELAMAT
Sabtu, 12 September 2015
YANG TERSISA DARI PEKERTI
Tanggal 24 sampai dengan 28 Agustus 2015 lalu saya mengikuti PEKERTI yang alhamdulillah diadakan di kampus sendiri. Pada umumnya kegiatan PEKERTI yang di adakan oleh Kopertis wilayah VII ini dilaksanakan di hotel di luar kota. Merujuk pada surat edaran terbaru dari Dikti bahwa salah satu syarat dosen untuk kenaikan pangkat dan jabatan adalah memiliki sertifikat PEKERTI, hal ini berbeda dari sebelumnya bahwa dosen yang wajib mengikuti PEKERTI hanyalah dosen yang memiliki ilmu murni.
Awalnya ogah ogahan juga saat dipilih mengikuti kegiatan ini gelombang 1 karena jadwalnya mulai pukul 8-17 wib dan tidak boleh absen. Berdasarkan informasi dari suami bahwa PEKERTI itu berat banget tugasnya. Mengerjakannya hingga begadang dan dia wanti wanti agar saya menyiapkan silabus, RPP, kontrak perkuliahan dll. Haduh itukan sebenarnya tugas yang sudah melekat pada seorang pengajar tentu saja file tersebut sudah ada semua di laptop saya. Ya maklumlah suami saya S1 dan S2 nya dari ilmu murni :)
Pada tanggal 24 Agustus 2015, Prof. Ali Maksum sebagai sekretaris Kopertis wilayah VII hadir untuk membuka kegiatan PEKERTI. Diawali oleh bapak rektor memberikan sambutan, dalam sambutannya bapak rektor mengatakan bahwa beliau sudah 30 tahun menjadi dosen dan dengan mengikuti PEKERTI ini beliau menjadi semakin paham akan tugas dan fungsi pokok sebagai seorang dosen.
Acara berikutnya adalah sambutan dari Prof Ali,ada hal yang membuat saya terkesan dalam sambutannya bahwa seorang dosen secara normal (ini normalnya lho..) setelah mengajar 16 tahun sudah menjadi seorang Profesor !! Secara logika setiap 4 tahun sekali dosen harus naik pangkat. Saat itu saya melihat bapak rektor tersenyum sambil memegang kepalanya di podium. Kontan saja seluruh dosen yang hadir menyaksikan beliau sambil tertawa cekikian.
Hmm... saya rasa ini menjadi masalah hampir seluruh dosen juga termasuk saya :(. Saya sudah mengajar di Unikama sejak tahun 2004 dan jabatan saya masih asisten ahli.. Hwua.. malas sekali saya ini.. itupun TMT nya sudah September 2008 !!Piyuh... padahal sekarang mengurus kenaikan pangkat juga semakin ketat, tahun lalu saya mencoba mengurus ke lektor ternyata setelah dilakukan internal review jurnal saya nilainya pas pas an. Jadi pertimbangannya daripada dikembalikan oleh Kopertis mending ditambah dulu saja 1 jurnal lagi. Haduh... sebenarnya saya sudah memiliki 5 buah artikel yang sudah dimuat di jurnal. Tapi ternyata masih dinilai pas pas an. Tuh kan syarat untuk naik jabatan akademik bukan hal yang mudah :(
Ada hal lain yang disampaikan oleh Prof Ali, simpel tapi sempat terlupakan. Bahwa dalam hidup ini segala sesuatu tidak boleh mengalir seperti air. Segala sesuatu haruslah direncanakan. Jika kita hanya sekedar hidup dan bisa makan saja lantas apa bedanya dengan hewan ?? Inilah yang menjadi motivasi saya juga untuk segera melanjutkan S3. Beliau juga mengatakan seorang dosen dapat diakui kepakarannya jika sudah Doktor, jika hanya S2 saja maka itu masih dianggap biasa.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Prof Diah Sawitri. Beliau adalah guru besar dari Universitas Gajayana. Saat saya bertemu beliau saya sangat kagum dari ujung hijab sampai ujung kaki... Hihihi inilah saya yang terbiasa tampil slordig, saya seperti diingatkan kembali bahwa seorang pendidik merupakan model di depan kelas. sehingga penampilan pun juga harus diperhatikan.
Hari ke 2,3 (separuh sesi) diisi oleh pemateri prof. Agustinus Ngadiman. Bidang kepakaran beliau adalah bahasa Inggris, sehingga saat diminta membuat Peta kompetensi saya bisa dengan mudah mengkonsultasikannya dan alhamdulillah beliau langsung memberi paraf OK pada lembar konsultasi.
Hari ke 3,4 (separuh sesi) diisi oleh ibu Dr. Lise dari Univeristas Muhammadiyah Malang... Wah hal ini membuat kita melek tidak ngantuk dan jenuh karena beliau pandai sekali membangun suasana ceria... Beliau sudah sangat expert dalam hal mengajarkan cara menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Rencana Pembelajaran Semester, dan Perencanaan Penilaian. Beliau dapat mengkaitkan hal hal yang secara umum kita alami dengan bagaimana seorang dosen memberikan nilai pada mahasiswanya. Sungguh luar biasa, hal ini mengingatkan saya kembali pada hal hal sepele tentang mendidik dan mengajar mahasiswa.
Di hari terakhir perwakilan dosen tiap program studi diminta untuk mengajar. Beliau paham sekali dengan karakter tiap dosen yang praktek mengajar. Di saat ada seorang teman yang di bully saat mengajar, dengan sigap beliau memuji dan menyampaikan bahwa dosen tersebut sangat bagus dalam presentasinya. Sungguh luar biasa, banyak hal yang terkadang kita lupa dalam menghadapi siswa, tapi dengan mengikuti PEKERTI ini saya benar benar diingatkan bagaimana menjadi seorang pendidik...
Bagi teman-teman yang ingin mendapat contoh tugas PEKERTI dari saya, bisa email saya : maria_cholifah@unikama.ac.id
Label:
ngga penting dibaca
Minggu, 30 Agustus 2015
MOVE ON, MOVE UP, MOVE AWAY !!
Per tanggal 1 Juni 2015 saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Sehari sebelumnya di saat saya membuka acara Research Exhibition yang diadakan oleh prodi Pendidikan Bahasa Inggris tiba-tiba hp saya berdering, staff rektorat meminta saya menemui bapak rektor saat itu juga.
Sebenarnya beberapa minggu sebelumnya saya sudah mendengar bahwa akan ada formasi jabatan dan salah satu pejabat struktural yang akan diganti adalah saya. Tentu saja hal ini saya sambut dengan senang dan gembira ria karena sudah 11 tahun saya menjabat sebagai kaprodi (periode 2004-2008, periode 2008-2013, periode 2013-2015). Terus terang saya sudah lelah, jenuh dan hal ini berdampak saya menjadi tidak produktif.
Saat saya masuk ruangan pak rektor beliau menyambut dengan ramah, sebagai awal pembuka beliau menyampaikan terimakasih telah dibantu 'berjuang' di saat kampus sedang bermasalah tahun 2013 lalu. Kemudian beliau menyampaikan, berdasarkan penilaian pimpinan, maka salah satu pejabat yang akan diganti adalah saya, dan rektorat akan memberikan saya jabatan yang lain. Bapak rektor juga menyarankan agar saya segera melanjutkan S3. Dengan senang hati saya terima formasi ini, tetapi saya mohon maaf kepada pak rektor agar saya diijinkan menjadi dosen biasa saja.
Dengan tidak lagi menjabat tentunya berdampak luar biasa bagi saya hehehe...
1. Masalah keuangan, tentunya juga berdampak meski tidak seberapa ya. Saat mendengar ada formasi jabatan saya konsultasikan pada suami bagaimana jika saya langsung menemui pak rektor agar saya juga ikut di formasi. Tetapi suami melarang supaya segalanya berjalan sesuai alur saja... Hehe saya yakinkan pada suami bahwa rejeki itu sudah ada takarannya. Meski tidak melalui tunjangan jabatan pasti akan ada dari sumber yang lain. Dan Alhamdulillah ternyata jika kita meyakini hal tsb maka hal tsb akan terjadi secara nyata. Logikanya saat mahasiswa libur saya tidak akan dapat honor mengajar (hmmm kalau gaji tetap dan tunjangan sertifikasi sih tetap mengalir tapi kan sudah ada post nya sendiri hehe) tetapi entah bagaimana saya dan suami masih bisa survive, ada saja rejeki yang kita dapatkan dan tidak terduga dari mana arahnya.
2. Saya benar-benar merasa bebas merdeka !!!! Kalau saat menjabat saya sering menemukan masalah yang selalu saya katakan : Masalah tidak dicari tetapi datang dengan sendirinya... Tetapi kali ini saya benar benar bisa merasakan menjadi manusia yang bebas lepas tanpa ada beban... Apalagi di saat liburan semester saya lebih banyak tinggal di rumah sambil berkreasi clay...
3. Saya bisa menjadi istri yang baik yang bisa senantiasa melayani kebutuhan suami. Jujur saja saat menjabat saya cenderung pulang sore saat di rumah sudah kelelahan dan suami sering saya belikan masakan siap saji... Hmmm untung suami tidak pernah rewel dalam hal makanan. Tetapi sekarang saya bisa belanja di tukang sayur, menyiram tanaman, memasak (yaa sambil itung-itung menghemat keuangan :) )
4. Nah ini yang saya sukaaaa sekali !! saya bisa mengembangkan hobi saya... Selama menjabat saya hanya bisa mengumpulkan alat dan bahan kreasi clay sambil berangan-angan kapan ya saya bisa secepatnya bisa mengembangkan hobi saya ini... Makanya saat pak rektor akan memberikan jabatan lain saya mohon ijin untuk menjadi dosen biasa saja. Dan saat ini saya bisa membuat aneka kreasi clay kemudian saya tawarkan di berbagai lapak, salah satunya blog http://momo-clay.blogspot.com. Dan Alhamdulillah karena saya sudah fokus ke hobi saya ini saya bisa memenangkan juara 3 Art Challenge yang diadakan oleh Komunitas Seni Clay Indonesia bekerjasama dengan Fimo modelling clay Indonesia. Anggota dari komunitas tersebut ribuan, mungkin saya lagi hoki aja ya bisa mendapatkan juara 3 :)
Label:
ngga penting dibaca
Langganan:
Postingan (Atom)













