Tampilkan postingan dengan label ngga penting dibaca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ngga penting dibaca. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Agustus 2019

METODE 55X5 YANG SANGAT DAHSYAT!!

 

Saya ingin berbagi pengalaman saya dengan menggunakan teknik repetisi untuk mengubah pikiran bawah sadar. Seperti yang kita ketahui pikiran kita terdiri dari pikiran sadar dan bawah sadar. Nah, pikiran bawah sadar kita lebih dominan yaitu menguasai 88% sedangkan sisanya 12% dikuasai oleh pikiran sadar kita. Maka ketika kita menginginkan sesuatu pikiran sadar dan bawah sadar harus sejalan agar keinginan kita segera terwujud. Cara menyelaraskan pikiran sadar dan pikiran bawah sadar ada 5 diantaranya:
1.Repetisi (afirmasi, visualisasi, metode 55x5) 
2.Bergabung dengan kelompok sosial yang dapat mendukung keinginan kita 
3.Kondisi emosi tertentu (misal saat kita mendapat prestasi kemudian teman, guru kita mengatakan, "kamu memang hebat, calon orang sukses" maka mindset ‘sukses’ akan tertanam dalam diri kita) 
4.Ucapan dari pihak yang dianggap memiliki otoritas (ustad, guru, orang tua dll)
5.Pada saat pikiran kita berada di gelombang alpha (pagi hari bangun tidur dan malam menjelang tidur) 
Untuk afirmasi dan visualisasi ini sudah saya praktekkan sejak dulu dan Alhamdulillah memang sangat efektif. Misal, ketika saya ingin membeli mobil dengan dana yang masih kurang, saya mencoba mempraktekkan afirmasi bahwa saya memiliki banyak uang. Kemudian visualisasi, setiap membuka laptop tidak lupa saya buka google, saya cari gambar mobil yang saya inginkan. Saat lagi suntuk bekerja saya lihat gambarnya sambil saya bayangkan saya sedang memegang setir mobil tsb. Alhamdulillah, perkiraan semula saya baru bisa membeli mobil bulan Januari atau Februari 2019 ternyata bulan Oktober 2018 mobil tersebut sudah terbeli. Tiba2 ada saja rejeki yang tidak saya duga, DPLK yang katanya baru bisa dicairkan jika sudah pensiun ternyata bisa dicairkan di bulan Juni 2018 dan tidak disangka saya dapat arisan lumayan lah bisa buat tambahan.. 
Untuk metode 55x5 ini saya baru mengenalnya meskipun sebenarnya metode ini sudah sangat lama. Awal mula saya mencoba metode ini karena saya putus asa dengan chapter 1 disertasi saya yang dicoret2 oleh co-promotor. Menurut saya sih tulisan saya sudah bagus, sudah mentok malah, tapi kok masih disalahkan. So, what should I do then?  Ya iyalah itukan menurut saya yang memang kapasitas kompetensinya level rendah, lha ini co-promotor nya sudah Profesor di bidang writing in ELT tentu saja saya belum ada apa2nya dibanding kemampuan beliau. 
Akhirnya dengan berat hati alias tidak yakin saya mencoba metode 55x5 meski saya tahu dalam menjalankan metode ini harus dengan perasaan yakin, mantab bahwa keinginan kita pasti terkabul. Metode 55x5 ini harus dilakukan di waktu yang sama, dengan cara menulis keinginan kita 55x selama 5 hari berturut2 tanpa menggunakan kata “ingin”, “akan” jadi seolah2 keinginan kita sudah terwujud. Kalimatnya harus diawali dengan kata2, “Saya sangat bahagia dan bersyukur karena…” Nah, selanjutnya diisi sesuai keinginan kita. Saya coba susun kalimat dengan seksama agar pikiran bawah sadar saya tersugesti dengan baik, dan akhirnya jadilah sebuah kalimat, “Saya sangat bahagia dan bersyukur karena menyusun dan bimbingan disertasi saya sangat mudah dan lancar.” 
Di hari pertama, kedua dan ketiga saya cukup bersemangat menulis meski saya masih kurang yakin. Tetapi di hari ke 4 saya kelelahan, kebetulan saya mulai menulis pukul 21:30 dan saat itu saya baru sampai rumah, alhasil saya ketiduran. Oh ya, syarat metode 55x5 ini harus ditulis selama 5 hari berturut2, jika satu hari lupa maka harus diulang dari awal lagi. Akhirnya praktek metode 55x5 ini terhenti, dan saya sudah melupakan metode ini. 
Beberapa hari setelahnya tiba-tiba ada seorang teman yang bertanya tentang perkembangan disertasi saya. Dengan nada pesimis saya ceritakan bahwa disertasi saya banyak dicoret oleh co-promotor dan saya kesulitan dalam merevisinya. Eh kok ya dengan baik hati teman saya ini mau membantu memberikan idenya ke saya, kebetulan teman dosen saya ini dulu juga dibimbing oleh co-promotor yang sama dengan saya, jadi beliau tahu lebih dulu apa yang diinginkan oleh co-promotor. Alhamdulillah, akhirnya satu masalah telah tertangani dengan lancar… 
Pengalaman ke dua saya adalah ketika tiba-tiba saya ingin memiliki sebuah unit apartment. Huhuhu saya ini memang kurang fokus dalam studi dan banyak maunya, yang pengen mobil lah, pengen unit apartment padahal idealnya saat studi kita harus prihatin, fokus agar studinya segera selesai.. Tapi apa daya saya tidak memiliki anggaran untuk membelinya. Intinya masih banyak alokasi anggaran untuk beberapa tahun ini. Tapi saya ingin sekali… tiap hari saya buka rumah123.com saya coba lihat apartment yang sedang dijual dan saya hanya bisa gigit jari. Saya hanya bisa berangan-angan enak kali ya kalau tiba-tiba ada yang memberi uang kaget 150 juta bisa buat bayar DP unit apartment (impian si miskin??). Saya bayangkan, visualisasikan, dan saya baru ingat bentuk repetisi yang lain yaitu metode 55x5… 
Mulailah saya praktekkan metode 55x5 ini setiap jam 10 pagi. Kebetulan setiap jam 10 pagi posisi saya sedang rileks di rumah. Saya tulis dengan perasaan bahagia, nyaman, saya bayangkan secara detail bagaimana prosesnya hingga saya bisa memiliki unit tersebut. Kali ini perasaan saya sungguh berbeda dibandingkan dengan praktek metode 55x5 sebelumnya. Saya visualisasikan seolah-olah semuanya sudah saya dapatkan. Tepat pada hari ke 5, setelah selesai menulis impian saya ini saya membuka HP, browsing di google dengan kata kunci apartment di Malang. Tiba-tiba saya diarahkan ke website malangnews, ada sebuah apartment baru dan kita hanya membayar tanda jadi saja 10 juta. Untuk DP bisa dibayar 2 tahun kemudian. Wow, inilah yang saya cari… saya hanya membayar 10 juta saja sudah bisa pesan unit. Entah kapan dibangun saya tidak peduli karena unit tersebut tidak akan saya tempati, saya hanya ingin berinvestasi. Dengan DP yang dibayarkan 2 tahun lagi berarti saya masih bisa mengupayakannya.. Rupanya setelah selesai saya menulis tadi, ada tarikan alam agar saya browsing dan akhirnya menemukan website tsb. Alhamdulillah.. terimakasih ya Alloh atas hukum tarik menarik yang Engkau ciptakan. 
Oh ya, ada tata cara dalam mempraktekkan metode 55x5: 
1.Diawali dengan, “Saya sangat bahagia dan bersyukur karena….” 
2.Ditulis sebanyak 55x selama 5 hari berturut-turut di waktu yang sama. Lebih bagus jika ditulis pada saat pagi hari setelah bangun tidur atau malam hari menjelang tidur karena waktu tersebut gelombang alpha sedang mendominasi pikiran kita. Jika anda lupa tidak menulis sehari, maka harus diulang dari awal.
3.Ditulis dengan perasaan bahagia, seolah-olah apa yang kita inginkan sudah terwujud. Hindari perasaan sangsi, kurang yakin agar keinginan kita bisa segera terwujud.
4.Ditulis sendiri dan tidak dapat diwakilkan. Misalnya setelah saya ceritakan pada suami tentang metode ini dia pesan agar saya menuliskan keinginannya. Hal tersebut tidak berlaku, jadi jika kita memiliki keinginan harus diri kita sendiri yang menulis. 
5.Tujuan menulis ini untuk mendapatkan benda mati bukan benda hidup. Jadi kalau kita menginginkan seseorang agar menjadi pasangan kita, metode ini tidak dapat digunakan karena manusia adalah makhluk bebas. 
6.Setiap selesai menulis, ucapkan terimakasih 3x.



7.Setelah mempraktekkan metode 55x5 ini ikuti saja apa yang anda inginkan karena kehidupan sedang mengarahkan anda untuk mewujudkan keinginan anda. 
Begitulah pengalaman saya dengan metode 55x5. Intinya jika keinginan kita sudah menyatu dalam pikiran sadar dan bawah sadar maka insha Alloh akan dikabulkan oleh Alloh swt. Bukankah Alloh akan sesuai dengan prasangka hambaNya? Teori ini saya dapatkan dari dokter Sigit Setyawadi, Sp.OG. 
...

Selengkapnya >>

Selasa, 05 Juli 2016

EDISI BAPER (*__~)

Ceritanya malam ini lagi bercanda dengan teman-teman dosen di whatsapp grup. Ada seorang teman yang malas mudik karena 'mantan' nya lebaran tahun ini tidak mudik. Jadilah whatsapp grup kami ramai mem bully teman yang sedang baper... Iseng-iseng saya googling dan menemukan link video yg berisi ungkapan yang menyentuh, kemudian saya kirim video tsb ke grup. Ternyata tanggapan teman-teman semakin ramai. Haduh ternyata baper ini menular juga ya.. Saya yang awalnya hanya mengirim beberapa video ini, ternyata setelah saya dengarkan isinya saya ikut baper :( saya teringat percis 5 tahun lalu saat sering curhat sama 'dia'... Dia yang tiba-tiba muncul setelah sekian tahun menghilang kemudian menghibur saya disaat saya terpuruk oleh masalah pelik. Saya berhutang jasa dengan dia yang banyak membantu saya secara psikis. Apa kabarnya yang disana? Semoga senantiasa sehat dan.. malam ini saya jadi baper hahaha... Ah sudahlah lupakan saja  ❤











...

Selengkapnya >>

Minggu, 21 Februari 2016

HAI MASA LALU !



Hai masa lalu...
Tidak, aku hanya ingin menyapa. Berdebukah kau ? Maaf aku semakin jarang mengunjungimu. Aku disibukkan dengan masa kini dan impian masa depan. Tenang saja, aku takkan melupakanmu. Aku hanya mungkin akan jarang menengokmu...

Hai masa lalu... 
Aku hanya ingin menyapa. Terimakasih pernah ada. Terimakasih pernah menjadi bagian perjalananku. Sedih pun bahagia kisahmu menjadi penguat langkahku di masa kini. Bukankah masa kini adalah hasil rentetan penjalanan masa lalu ? Maka itu aku berterimakasih. 

Hai masa lalu... 
Aku pernah jatuh, aku pernah sakit hati. Tapi sudah kusimpan semua cerita dalam sebuah kotak kenangan, yang kunamakan masa lalu. Ya kamu. Ruangmu mungkin kini gelap, aku sekadar melihat ruangmu, namun hanya sebentar. Aku takkan lama-lama, sekedar melihat lagi seperti apa jalan yang kulalui dulu agar aku bisa belajar lagi jika saja masa kiniku aku lupa atau mungkin lalai menjaga langkah. 

Hai masa lalu... 
Lihatkah kau bagaimana aku di masa kiniku ? Bagaimana menurutmu ? Semoga kau bangga. Sebab apapun yang kucapai, adalah karena semua pelajaran di masa lalu begitu membekas dan mampu membentukku. 

Hai masa lalu... 

Mari berdamai. Aku akan belajar mendewasa. Menjadi lebih tangguh di masa kini sebagai penguat langkahku dan pemantap kisahku di masa depan. Semoga.
...

Selengkapnya >>

Sabtu, 12 September 2015

YANG TERSISA DARI PEKERTI


Tanggal 24 sampai dengan 28 Agustus 2015 lalu saya mengikuti PEKERTI yang alhamdulillah diadakan di kampus sendiri. Pada umumnya kegiatan PEKERTI yang di adakan oleh Kopertis wilayah VII ini dilaksanakan di hotel di luar kota. Merujuk pada surat edaran terbaru dari Dikti bahwa salah satu syarat dosen untuk kenaikan pangkat dan jabatan adalah memiliki sertifikat PEKERTI, hal ini berbeda dari sebelumnya bahwa dosen yang wajib mengikuti PEKERTI hanyalah dosen yang memiliki ilmu murni.

Awalnya ogah ogahan juga saat dipilih mengikuti kegiatan ini gelombang 1 karena jadwalnya mulai pukul 8-17 wib dan tidak boleh absen. Berdasarkan informasi dari suami bahwa PEKERTI itu berat banget tugasnya. Mengerjakannya hingga begadang dan dia wanti wanti agar saya menyiapkan silabus, RPP, kontrak perkuliahan dll. Haduh itukan sebenarnya tugas yang sudah melekat pada seorang pengajar tentu saja file tersebut sudah ada semua di laptop saya. Ya maklumlah suami saya S1 dan S2 nya dari ilmu murni :)

Pada tanggal 24 Agustus 2015, Prof. Ali Maksum sebagai sekretaris Kopertis wilayah VII hadir untuk membuka kegiatan PEKERTI. Diawali oleh bapak rektor memberikan sambutan, dalam sambutannya bapak rektor mengatakan bahwa beliau sudah 30 tahun menjadi dosen dan dengan mengikuti PEKERTI ini beliau menjadi semakin paham akan tugas dan fungsi pokok sebagai seorang dosen. 

Acara berikutnya adalah sambutan dari Prof Ali,ada hal yang membuat saya terkesan dalam sambutannya bahwa seorang dosen secara normal (ini normalnya lho..) setelah mengajar 16 tahun sudah menjadi seorang Profesor !! Secara logika setiap 4 tahun sekali dosen harus naik pangkat. Saat itu saya melihat bapak rektor tersenyum sambil memegang kepalanya di podium. Kontan saja seluruh dosen yang hadir menyaksikan beliau sambil tertawa cekikian. 

Hmm... saya rasa ini menjadi masalah hampir seluruh dosen juga termasuk saya :(. Saya sudah mengajar di Unikama sejak tahun 2004 dan jabatan saya masih asisten ahli.. Hwua.. malas sekali saya ini.. itupun TMT nya sudah September 2008 !!Piyuh... padahal sekarang mengurus kenaikan pangkat juga semakin ketat, tahun lalu saya mencoba mengurus ke lektor ternyata setelah dilakukan internal review jurnal saya nilainya pas pas an. Jadi pertimbangannya daripada dikembalikan oleh Kopertis mending ditambah dulu saja 1 jurnal lagi. Haduh... sebenarnya saya sudah memiliki 5 buah artikel yang sudah dimuat di jurnal. Tapi ternyata masih dinilai pas pas an. Tuh kan syarat untuk naik jabatan akademik bukan hal yang mudah :( 

Ada hal lain yang disampaikan oleh Prof Ali, simpel tapi sempat terlupakan. Bahwa dalam hidup ini segala sesuatu tidak boleh mengalir seperti air. Segala sesuatu haruslah direncanakan. Jika kita hanya sekedar hidup dan bisa makan saja lantas apa bedanya dengan hewan ?? Inilah yang menjadi motivasi saya juga untuk segera melanjutkan S3. Beliau juga mengatakan seorang dosen dapat diakui kepakarannya jika sudah Doktor, jika hanya S2 saja maka itu masih dianggap biasa. 

Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Prof Diah Sawitri. Beliau adalah guru besar dari Universitas Gajayana. Saat saya bertemu beliau saya sangat kagum dari ujung hijab sampai ujung kaki... Hihihi inilah saya yang terbiasa tampil slordig, saya seperti diingatkan kembali bahwa seorang pendidik merupakan model di depan kelas. sehingga penampilan pun juga harus diperhatikan.




Salah satu teman dosen sempat mencolek saya, 'Tuh seorang dosen harus berpenampilan seperti itu'. Saya jawab dengan dengan santainya, 'Iya jangan tiru aku bu, nih batik yang aku pakai belinya di M _ _ _ _ _ _ _ o' dan akhirnya kita tertawa cekikikan.. Saya benar-benar kagum pada beliau yang bukan hanya cantik, fashionable tetapi beliau 11 tahun mengajar sudah bisa menjadi Profesor !! Prof. Diah dengan gaya bicara nya yang kalem, anggun berkali-kali mengingatkan agar dosen tidak terlena sehingga tidak mengurusi kenaikan pangkatnya. 

Hari ke 2,3 (separuh sesi) diisi oleh pemateri prof. Agustinus Ngadiman. Bidang kepakaran beliau adalah bahasa Inggris, sehingga saat diminta membuat Peta kompetensi saya bisa dengan mudah mengkonsultasikannya dan alhamdulillah beliau langsung memberi paraf OK pada lembar konsultasi.



Prof Ngadiman sama dengan Prof Diah dengan gayanya yang kalem dan tenang telah mengingatkan saya bahwa seorang pendidik juga harus tenang menghadapi karakter siswa yang berbeda di dalam kelas. 

Hari ke 3,4 (separuh sesi) diisi oleh ibu Dr. Lise dari Univeristas Muhammadiyah Malang... Wah hal ini membuat kita melek tidak ngantuk dan jenuh karena beliau pandai sekali membangun suasana ceria... Beliau sudah sangat expert dalam hal mengajarkan cara menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Rencana Pembelajaran Semester, dan Perencanaan Penilaian. Beliau dapat mengkaitkan hal hal yang secara umum kita alami dengan bagaimana seorang dosen memberikan nilai pada mahasiswanya. Sungguh luar biasa, hal ini mengingatkan saya kembali pada hal hal sepele tentang mendidik dan mengajar mahasiswa.



Yang terkesan dari beliau, tidak lupa beliau menceritakan tentang keluarganya. Dan dengan bicaranya yang lugas beliau benar benar mencari menantu wanita dan beliau terlihat sangat bangga dengan keluarganya. Hal ini ditunjukkan berkali-kali beliau menyampaikan bahwa suaminya ganteng banget. Ini karena beliau bidang pakarnya strategi pembelajaran, jadi memilih pasangan hidup pun juga ada strateginya. Ah ibu, sepertinya saya bukan ahli dalam hal strategi yang satu ini :( Ini juga membuat kita penasaran ingin tahu suaminya... Hihihi dan di sesi akhir bersama beliau, beliau bilang, 'mesti wes pengin eruh fotone bojoku' :d dan saat ditunjukkan... Iya bu emang suaminya ganteng kok, ada yang bilang seperti gus Ipul, ah saya bilang suami ibu seperti aktor Frans Tumbuan itu loh suaminya Rima Melati :d



Di sesi akhir hari ke 4 dan 5, kami mendapatkan materi tentang Peer teaching, Micro Teaching dan kotrak perkuliahan dari Dr. Fat. Beliau adalah pakar dalam tekhnologi pembelajaran. Beliau tidak kalah dengan ibu Lise sangat pandai membawa suasana. Adakalanya kita terharu hingga meneteskan air mata saat diingatkan jasa orang tua kita tetapi kita juga dibuat tertawa dengan cara beliau memberikan materi. 

Di hari terakhir perwakilan dosen tiap program studi diminta untuk mengajar. Beliau paham sekali dengan karakter tiap dosen yang praktek mengajar. Di saat ada seorang teman yang di bully saat mengajar, dengan sigap beliau memuji dan menyampaikan bahwa dosen tersebut sangat bagus dalam presentasinya. Sungguh luar biasa, banyak hal yang terkadang kita lupa dalam menghadapi siswa, tapi dengan mengikuti PEKERTI ini saya benar benar diingatkan bagaimana menjadi seorang pendidik... 

Bagi teman-teman yang ingin mendapat contoh tugas PEKERTI dari saya, bisa email saya : maria_cholifah@unikama.ac.id
...

Selengkapnya >>

Minggu, 30 Agustus 2015

MOVE ON, MOVE UP, MOVE AWAY !!


Per tanggal 1 Juni 2015 saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Sehari sebelumnya di saat saya membuka acara Research Exhibition yang diadakan oleh prodi Pendidikan Bahasa Inggris tiba-tiba hp saya berdering, staff rektorat meminta saya menemui bapak rektor saat itu juga.

Sebenarnya beberapa minggu sebelumnya saya sudah mendengar bahwa akan ada formasi jabatan dan salah satu pejabat struktural yang akan diganti adalah saya. Tentu saja hal ini saya sambut dengan senang dan gembira ria karena sudah 11 tahun saya menjabat sebagai kaprodi (periode 2004-2008, periode 2008-2013, periode 2013-2015). Terus terang saya sudah lelah, jenuh dan hal ini berdampak saya menjadi tidak produktif. 

Saat saya masuk ruangan pak rektor beliau menyambut dengan ramah, sebagai awal pembuka beliau menyampaikan terimakasih telah dibantu 'berjuang' di saat kampus sedang bermasalah tahun 2013 lalu. Kemudian beliau menyampaikan, berdasarkan penilaian pimpinan, maka salah satu pejabat yang akan diganti adalah saya, dan rektorat akan memberikan saya jabatan yang lain. Bapak rektor juga menyarankan agar saya segera melanjutkan S3. Dengan senang hati saya terima formasi ini, tetapi saya mohon maaf kepada pak rektor agar saya diijinkan menjadi dosen biasa saja.

Dengan tidak lagi menjabat tentunya berdampak luar biasa bagi saya hehehe...

1. Masalah keuangan, tentunya juga berdampak meski tidak seberapa ya. Saat mendengar ada formasi jabatan saya konsultasikan pada suami bagaimana jika saya langsung menemui pak rektor agar saya juga ikut di formasi. Tetapi suami melarang supaya segalanya berjalan sesuai alur saja... Hehe saya yakinkan pada suami bahwa rejeki itu sudah ada takarannya. Meski tidak melalui tunjangan jabatan pasti akan ada dari sumber yang lain. Dan Alhamdulillah ternyata jika kita meyakini hal tsb maka hal tsb akan terjadi secara nyata. Logikanya saat mahasiswa libur saya tidak akan dapat honor mengajar (hmmm kalau gaji tetap dan tunjangan sertifikasi sih tetap mengalir tapi kan sudah ada post nya sendiri hehe) tetapi entah bagaimana saya dan suami masih bisa survive, ada saja rejeki yang kita dapatkan dan tidak terduga dari mana arahnya.

2. Saya benar-benar merasa bebas merdeka !!!! Kalau saat menjabat saya sering menemukan masalah yang selalu saya katakan : Masalah tidak dicari tetapi datang dengan sendirinya... Tetapi kali ini saya benar benar bisa merasakan menjadi manusia yang bebas lepas tanpa ada beban... Apalagi di saat liburan semester saya lebih banyak tinggal di rumah sambil berkreasi clay...

3. Saya bisa menjadi istri yang baik yang bisa senantiasa melayani kebutuhan suami. Jujur saja saat menjabat saya cenderung pulang sore saat di rumah sudah kelelahan dan suami sering saya belikan masakan siap saji... Hmmm untung suami tidak pernah rewel dalam hal makanan. Tetapi sekarang saya bisa belanja di tukang sayur, menyiram tanaman, memasak (yaa sambil itung-itung menghemat keuangan :) )

4. Nah ini yang saya sukaaaa sekali !! saya bisa mengembangkan hobi saya... Selama menjabat saya hanya bisa mengumpulkan alat dan bahan kreasi clay sambil berangan-angan kapan ya saya bisa secepatnya bisa mengembangkan hobi saya ini... Makanya saat pak rektor akan memberikan jabatan lain saya mohon ijin untuk menjadi dosen biasa saja. Dan saat ini saya bisa membuat aneka kreasi clay kemudian saya tawarkan di berbagai lapak, salah satunya blog http://momo-clay.blogspot.com Dan Alhamdulillah karena saya sudah fokus ke hobi saya ini saya bisa memenangkan juara 3 Art Challenge yang diadakan oleh Komunitas Seni Clay Indonesia bekerjasama dengan Fimo modelling clay Indonesia. Anggota dari komunitas tersebut ribuan, mungkin saya lagi hoki aja ya bisa mendapatkan juara 3 :)




Hadiah dari fimo modelling clay Indonesia berupa clay machine, fimo airbasic, fimo pushmold 2 pcs dan fimo soft 10pcs. Sebenarnya bukan masalah hadiahnya tetapi ada kepuasan tersendiri ketika saya bisa membuktikan bahwa saya mampu berkreasi meski saya masih juga harus mengembangkan keterampilan saya dalam berkreasi...
...

Selengkapnya >>

Jumat, 23 Januari 2015

HAPPY 10th (TIN) WEDDING ANNIVERSARY

Temukanlah seorang pria yang menggenggam erat tanganmu di depan teman-temannya... Yang mengenalkanmu kepada orang tuanya.... Yang bisa berkomitmen, tidak mengulangi kesalahan dan tidak mengingkari janjinya... yang mengerti, memeluk dan mengusap air matamu ketika kamu terpuruk.... Yang memujimu, bukan berkata kotor... Yang bisa melindungimu ketika semua orang menghinamu... Yang bisa membagi waktunya untuk bersamamu... Maka dialah orangnya... ...

Selengkapnya >>

Jumat, 25 April 2014

BERPINDAH KE LAIN HATI... (BACA : INDAHNYA BERSELINGKUH)

Hmmm dari judulnya kok sadis banget ya :p anyway memang judulnya sangat menghebohkan tapi kisahnya tidaklah sesadis itu hihihi... Bermula dari mengikuti workshop fimo polymer clay. Salah satu peserta ada yang bertanya tentang bisnis saya, dengan santainya saya jawab kalu saya menjual kreasi flanel. Huhuhu saya tidak menyangka tiba-tiba dia menghina saya, "Kok flanel sih mbak, flanel itu harganya anjlok karena sekarang sudah pasaran, banyak yang berjualan kreasi flanel sekarang" Cukup nyesek juga sih dihina seperti itu :( langsung saja saya keluarkan kartu nama saya dan saya ceritakan bahwa ini hanya hobby bukan pekerjaan utama. Tapi rupanya si mbak yang satu ini tidak ngeh melihat kartu nama saya yang mana saya cantumkan gelar S2 saya. *Tambah nyesek. Nah, melihat karya Fimo polymer clay yang sangat beragam inilah akhirnya saya jadi tertarik juga untuk berkreasi clay. Memang harganya cukup tinggi dibandingkan clay bikinan sendiri, tapi dari segi waktu dan tenaga kita bisa sangat cepat membuatnya ditambah hasilnya yang tidak akan berjamur karena tahan air. Cukup lama saya bisa terampil membuat kreasi clay dan inilah hasil nya...
Inilah karya pertama saya.. piyuh belum bisa bikin rok yang berlipat-lipat jadilah saya bikin yang sederhana..
Sesi ke dua, saya mulai bikin yang lebih mungil dengan boneka pakai celana monyet... haduh saya kesulitan dalam melukis mata...
Sesi ke tiga saya membuat tokoh anak-anak dan pendant... ternyata saya menemukan passion saya bahwa saya lebih suka membuat princess ketimbang pendant bunga..
sesi ke empat ini saya buat aneka princess, yah meski belum bagus melukis mata tapi pede aja ya..
Akhirnya saya gabungkan antara pendant dengan boneka sebagai hiasan pendant. Ternyata boneka masih kelihatan sangat besar, ah bukankah tidak ada yang salah dalam berkreasi seni karena seni bersifat abstrak... :d
Tara... inilah hasil kreasi saya yang terakhir. Lihatlah, ada pendant yang seksi banget hihihi saya buat saat malam hari setelah lelah beraktifitas di kampus. Komentar suami, 'Pendant yang seksi itu menggambarkan perasaan kamu yang lahi h*r*y" OMG tahu aja suami... Nah, ternyata membuat kreasi dari clay ini sangat menyenangkan... Jadilah aktifitas ini mengalahkan berkreasi flanel. Selingkuh hobby ?? Boleh dong... :d
...

Selengkapnya >>

Kamis, 23 Januari 2014

HAPPY OUR 9TH (POTTERY) ANNIVERSARY

Ini bukan tentang lebih tua atau lebih muda. ini tentang menyeimbangkan hidup dan yang bisa berjalan beriringan. Yang memberi kedamaian di hati, kenyamanan di sisi, dan kasih sayang tiada henti. Tentang tertawa bersama, saling mensupport, mendoakan satu sama lain, berbicara lepas tak terbatas tanpa berpikir ini pantas atau tidak. Ketika dunia begitu kejam, dia menjadi tempatmu untuk selalu pulang. Yang bisa membuatmu sangat sabar dan berusaha mengerti meski sulit. Menerimamu apa adanya meskipun kamu cuma seadanya. Wajah mungkin tak rupawan tapi kebersamaan dengannya itu sesuatu yang kamu yakin harus kamu perjuangkan. Masa lalunya tidak kamu persoalkan karena tahu itu yang membentuknya sekarang. Kekurangan masing-masing adalah tugas bersama untuk belajar saling menerima dan memperbaiki agar jadi lebih baik. Tentang dia yang kamu ikhlas seumur hidup menjadi makmum/imamnya. Membuatmu bangga menjadi ibu/ayah dari anak-anaknya. ...

Selengkapnya >>

Minggu, 05 Januari 2014

YUK BERKREASI CLAY !!

Hari Minggu, 5 Januari 2014 saya memberikan pelatihan membuat gantungan kunci dengan aneka kreasi dari clay. Sebenarnya ini acara arisan ibu-ibu cluster Tigris yang kebetulan juga di rumah saya, nah ibu-ibu minta setiap acara arisan ini diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Acara arisan sebelumya saya ajarkan membuat pernak pernik flanel dan kali ini saya ajarkan membuat kreasi dari clay. Alhamdulillah ibu-ibu sangat antusias dengan kegiatan ini.
Alhamdulillah yang datang cukup banyak meski hujan deras...
Sebenarnya saya juga masih belum expert membuat kerajinan dari clay tapi pede aja ya... Hihihi bukan hanya ibu-ibu yang tertarik tetapi juga anak-anaknya ikut berkreasi..
Alhamdulillah semua terlihat antusias...
Karya bu Tini dan anak-anaknya..
Karya bu Nita
Karya bu Tika
Ibu-ibu dengan hasil karyanya... Wah sebenarnya masih banyak lagi karya ibu-ibu dan anak-anaknya, sayangnya belum sempat diabadikan. Merupakan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri bagi saya bisa berbagi ilmu meski belum seberapa, ditambah lagi melihat antusiasme dan semangat ibu-ibu dan anak-anaknya yang pulang dengan membawa karya mereka. Alhamdulillah..
Narcis sebelum arisan.. =D
...

Selengkapnya >>

Sabtu, 25 Mei 2013

BINTANG

...

Selengkapnya >>

Rabu, 13 Februari 2013

SUKA DUKA MENJADI SELLER DI ONLINE SHOP

Sudah hampir 3 tahun aku membuka OL shop pernak pernik flanel di http://momo-flanel.blogspot.com ini. Senang sih, karena membuat pernak pernik flanel adalah hobby ku sejak di bangku kuliah S1. Aku jual via FB dan blog saja ternyata laris manis, sampai kuwalahan... (next akan ditawarkan juga di kaskus dll)Banyak suka duka yang aku alami mulai dari customer yang ribet nawar-nawar minta dihitungkan tapi ujung-ujungnya tidak jadi order. Hmm... sepertinya aku kurang sabar dalam menghadapi customer. Inilah suka dukanya..

C = Customer 
S = Seller alias aku :)


C : Sis, bahan apa ?
S : Flanel sis.
C : Oh, Kalu buat dari clay bisa juga ngga sis?
S : Doenk !! *__* sepertinya sudah jelas dari brand aku punya ya sis..

C : Sis, strawberry 1 lusin berapa ?
S : 10rb sis
C : Mahal banget
S : Tapi ukurannya besar sis dan jahitannya halus lo.. (mencoba merayu)
C : Tapi aku maunya yang kecil aja gak apa asal harga 1 lusin 2rb
S : *glek* (kalu itu cuma dapat biaya bahan aja sis, trus tenaga aku apa ngga dihitung juga ??? Bukannya semakin kecil pernak pernik semakin ribet bikinnya??

C : Sis, ongkir ke.... berapa ?
S : 20rb sis via JNE.
C : Gak bisa kurang lagi sis? Kurangin dong ?
S : (JNE bukan punya bapak aku kalee...)

C : Sis, kok barang belum sampai-sampai sih ?
S : Hah ? Masa sis ? Udah aku kirim lho..
C : Belum sampai tau sis..
S : Nih sis nomor resinya. Dikirim 4 hari yang lalu via...
C : Tapi barang belum sampai...
S : (Panik lari ke ekspedisi ngecek nama penerima baranag, unggah bukti, kirim ke customer)hadew...

C : Sis, aku bantu jualkan ya. Tolong aku dikirim beberapa sample produknya @ 1 pc aja !!
S : Maaf sis, kebetulan aku tidak melayani reseller.. (mencoba berbaik sangka)
C : Sis, aku mau pesen boneka 5 pcs modelnya variasi ya..
S : Oke sista, ntar aku buatkan yang cute dah..
C : Oh ya sis, sekalian nanti aku dikasih pola bonekanya ya biar aku bisa buat sendiri dan mau aku jual.. Abis aku gak bisa gambar sih..
S : Insya Alloh sista... (hwua... bukannya pola itu rahasia perusahaan ?? kalau seperti ini aku kasih polanya 1 macam aja ya...)

C : Sis, kurangin dong harganya !!
S : Sorry sis, harga pas.
C : Kurangin dong, aku kan order banyak!!!
S : *sambil nangis* untung aku juga mepet...

C : Sis, ada pin bb ?
S : Ada sis, nih pin aku ... Invite aku ya.. *setelah ada di kontak bb*
C : Sis, ada grup ? join dong ?
S : Ok, sis.
C : *setelah join grup nyolongin customer*
S : *Tabahkan hambamu ya Awoh...(T__T)*

 Seller juga manusia biasa sista.. Kita jualan juga ngga muna. Meski ini hobby tapi aku juga ngga mau rugi.. Kalu jualan rugi terus mending aku tiduran aja.. santai.. Mari kita bekerjasama ya.. Anda untung kami juga untung..
...

Selengkapnya >>

Selasa, 22 Januari 2013

SAKINAH BERSAMAMU... (ULTAH PERKAWINAN PERUNGGU)


Sore itu, di bulan September thn 2002 aku diundang rapat koordinasi awal semester oleh LP3i dimana aku baru saja diterima di kampus tersebut untuk mengajar bahasa Mandarin. Rapat kala itu diadakan di rumah makan Cahya Ningrat jl Sukarno Hatta. Aku yang belum kenal dengan teman-teman pengajar di LP3i merasa senang saat bertemu dengan pak Wendy pengajar komputer yang juga mengajar di LPMBK. Saat aku mengobrol dengan pak Wendy satu satunya pengajar yang aku kenal disana, tiba-tiba aku merasa ada sepasang mata yang menatapku. Secara refleks akupun menoleh kepadanya. Sebagai pengajar yang baru, rasanya tidak pantas jika aku hanya diam saja. Maka aku berdiri dan mengulurkan tangan kemudian berkenalan dengannya. Dan entah bagaimana yang ada dalam hatiku, 'Elek e rek wong iki'. Hehe...

Laki-laki berperawakan kurus, hidung pesek tidak ada daya tarik sama sekali di mataku. Setelah kita berkenalan, aku tidak menyadari bahwa ada lagi pertanyaan yang dilontarkan kepadaku, 'Selain mengajar disini mengajar dimana lagi bu?' Aku yang tidak menyadari jika ada pertanyaan lain tentu saja tidak menganggapnya lagi dan laki laki tersebut hanya membatin, 'Duh sombong banget sih, awas ya'.

Setelah itu aku sudah melupakan perkenalan dengannya. Sebulan kemudian pada hari Kamis sore jam 15 an saat aku mau mengajar aku menyisir rambut didepan kaca yang berdampingan dengan pintu toilet. Tiba-tiba pintu toilet terbuka dan keluarlah seorang laki-laki. Laki-laki itu menjadi sok akrab dengan memanggilku bu Maria. Aku benar benar lupa bahwa laki laki itulah yang berkenalan denganku sebulan lalu.

Biasanya yang hafal dengan nama dosen adalah karyawan tetap kampus maka aku pikir dia adalah karyawan kampus LP3i. Dia dengan sok akrabnya membuatkan aku teh, hmm tentu saja tidak aku minum lha wong aku tahu teh nya dibuat untuk dia sendiri. Diapun juga juga langsung menanyakan no telpku. Kuberi dia no HP dan diapun juga memberikan no HP nya.

Aku telah melupakan pertemuan itu. Bagiku tidak ada yang istimewa dengan candanya. Jumat malam, telepon rumahku berdering dan seorang teman lama meneleponku bersamaan dengan itu HP ku berbunyi dengan nada dering yang aku setting untuk sahabatku. Aku pikir karena dia meneleponku hanya sekedar 'say hello' aku biarkan HP ku berbunyi hingga berhenti sendiri karena teman lamaku ini ada urusan lebih penting. Toh, setelah selesai aku akan meneleponnya. Saat aku lihat di HP ku ternyata telepon tadi dari 'SUBARI' teman yang baru ngobrol denganku kemarin. 

Ternyata no HP nya yang kusimpan di HP ku ter setting nada dering sama dengan sahabatku. Entah bagaimana aku tidak paham dengan nokia 3310 milikku itu. Aku tidak ingin dianggap sombong, maka aku telepon balik, aku sampaikan minta maaf dan... kita ngobrol di telepon hingga hampir 2 jam!! 

Hari-hari menjadi manis dan indah setelah mengenalnya, aku merasa sesuatu yang berbeda saat bersamanya. Sosok yang berbeda dengan mantanku. Sosok yang bisa membuatku tertawa, menangis dalam waktu hampir bersamaan. Inilah dia, yang bisa kukatakan 'Doaku yang terkabul', 'Sosok yang layak dinobatkan menjadi seorang kekasih versi buku Chicken Soup'. ( http://mariacholifah.blogspot.com/2009/10/apa-arti-menjadi-seorang-kekasih.html ) 

Tanggal 18 Juli 2004 dia melamarku, cincin pertunangan itu sudah disematkan di jariku dan tanggal 23 Januari 2005, sehari sebelum ultahku yang ke 27 dia ucapkan ijab qobul dengan mantab. Resmi sudah aku menjadi istrinya, seorang pengajar komputer yang memiliki sifat karakter yang jauh berbeda dengan aku.. 

Aku orang yang sedikit apatis, ceroboh, suka mengeluh.. berbeda dengan dia yang tenang, selalu optimis dan hampir tidak pernah mengeluh. Aku yang dulu tidak paham dengan komputer sekarang jadi banyak pengetahuan tentang komputer karena dia. Aku yang banyak menggunakan perasaan saat bertindak sehingga kurang tegas dalam memutuskan, berbeda dengannya yang sangat tegas sehingga tidak jarang dia mengajariku hal-hal sepele agar aku tegas dalam bertindak. 

Kehidupan yang sudah aku jalani selama 8 thn ini tidaklah mulus, banyak suka dan duka, banyak cobaan baik darinya ataupun dariku. Padahal banyak teman yang menganggap aku pasangan yang serasi, tetapi banyak sikap dan sifatnya yang kadang bikin aku jenuh.. Akupun kadang bingung harus bagaimana saat jenuh melanda... 

Hari ini, tepat di usia perkawinanku yang ke 8, aku harus banyak berterimakasih kepadanya yang masih setia mendampingiku walaupun aku belum mampu memberikan keturunan untuknya. Aku yang sering membiarkan dia memasak untukku, aku yang sering absen membuatkan kopi untuknya... Bagaimanapun aku harus kuat mengarungi bahtera rumah tangga ini, hingga tutup usia... Hingga pertemuan kami kembali dengan Illahi... Semoga....

Selengkapnya >>

Minggu, 23 September 2012

FROM NOTHING TO SOMETHING...


Alhamdulillah akhirnya selesai juga rumah saya di Perumahan Tirtasari ini. Saya unggah foto rumah saya ini karena saya ingin sedikit berbagi pengalaman bagaimana berurusan dengan pihak pengembang.
Rumah di cluster tigris tipe 58 dengan luas tanah 148m2 ini sudah sangat lama sebenarnya.. Saya indent akhir tahun 2010 tetapi baru dibangun akhir tahun 2011.. Alhasil selama DP sudah terbayar banyak teman dan saudara yang protes kenapa rumahnya belum dibangun??? Inilah yang sempat bikin saya bete dan pernah saya putuskan untuk cancel saja pada bulan Mei 2011.. padahal DP sudah dibayar penuh... Hmm... Saya ingat sekali selama pengumpulan dana untuk DP ini saya dan suami 'berpuasa'... hahaha.... Tiap dapat rejeki langsung larinya buat DP.. Otak diperas, tenaga dipaksa untuk menulis buku, melakukan penelitian, dan melakukan pengabdian masyarakat... tapi sekarang semuanya sudah terbayarkan... Semoga akhir tahun ini rumah sudah siap kami tempati...


Peletakan batu fondasi pertama... 24 September 2011


Berdoa dulu ya semoga rumah ini membawa berkah dan senantiasa diridhoi Allah SWT


Hadeh.. 14 Desember 2011 tanah masih dipatok...


Kondisi rumah 30 Desember 2011


6 Januari 2012

14 Februari 2012



6 April 2012.. hmm... nih rumah kapan jadinya ya???


30 Juni 2012



Kondisi rumah depan sudah lumayan... tapi di dalam belum ada dapurnya...  12 Agustus 2012


Lumayan sudah ada dapurnya... 8 September 2012. Setelah kami menengok kondisi rumah ini, kami putuskan untuk ke pengembang karena kami merasa rumah ini sangat lama progress nya... DP sudah terbayar, Februari 2012 sudah realisasi, dan kami dijanjikan rumah sudah selesai 3 bulan setelah realisasi.. Tapi apa buktinya??? Akhirnya kami tidak ingin hanya dijanji2x oleh pihak pengembang dan kami minta dibuatkan surat perjanjian bermaterai... Jika hingga akhir bulan September belum serah terima kunci maka kami minta ganti rugi per harinya. Akhirnya pihak pengembang membuatkan perjanjian bahwa serah terima kunci dilakukan sebelum 29 September 2012, dan jika tidak bisa terlaksana maka pihak pengembang membayar ganti rugi IDR 150.000,- per hari.


Dapur mungil ini cocok buat istri yang sok sibuk seperti saya... hehe... nanti masaknya yang simpel aja ya...


Alhamdulillah... 23 September 2012 kami lihat rumah sudah bersih tinggal halaman belakang yang masih kumuh... Hehe.. 


Belum berani menempati sebelum tembok belakang ditinggikan dulu...
...

Selengkapnya >>

Jumat, 07 September 2012

MoMo Flanel Masuk Top 10 Sites


Tidak disangka, saat iseng-iseng ketik 'Kreasi Flanel' di Google, ternyata blog saya http://momo-flanel.blogspot.com ini masuk di peringkat 10 teratas.. Memang rata-rata pengunjung OL shop MoMo Flanel sekitar 30 pengunjung dan hit counter selalu bertambah sekitar 100 setiap harinya.. Terimakasih buat para customer yang sudah order di MoMo Flanel  juga para pengunjung setia dan juga para OL seller yang mungkin telah mengintip blog MoMo Flanel sekedar komparasi produk atau juga mencari ide dari produk MoMo Flanel.. hehe.. geer.com.

Tidak ada kebahagiaan bagi saya selain bisa menghasilkan 'karya' dimana karya tersebut bisa dinikmati oleh orang lain dan Alhamdulillah jika karya tersebut bisa juga dimanfaatkan oleh teman-teman..
Saya berharap, seluruh karya MoMo Flanel dan blog saya ( http://mariacholifah.blogspot.com ) ini bisa menjadi salah satu shodaqoh jariyah.. Amin Amin Allahumma Amin.. Ok, keep up the good work dude!!

...

Selengkapnya >>

Sabtu, 09 Juni 2012

It's Me.. the GJ-est Person.. Ever..

 

Beberapa hari ini aku terserang insomnia gara-gara banyak orderan flanel sehingga jadwal mengikuti yoga tidak bisa rutin. Pulang kerja sekitar jam 3 sore langsung aku lanjut dengan sholat dan beres-beres rumah.Jam 16.30 aku sudah tepar sampai hampir menjelang Isya'. Alhasil sholat maghribnya hanya selisih beberapa menit dari adzan isya'. Suami pulang saja tidak aku sambut seperti biasanya yaitu dengan ceritaku dan pertanyaan-pertanyaan yang kadang malah bikin suami eneg mendengarnya. (astaghifirullah..,) --> GJ part 1 Aku baru bisa tidur lagi sekitar menjelang subuh, padahal aku mengajar jam 7 pagi.
Begitulah aktifitasku akhir-akhir ini. Tadi malam kumat lagi insomnia. Aku habiskan malam hariku hingga dini hari dengan membuat pernak pernik flanel. Padahal orderan dari customer banyak banget tapi entah kenapa melihat tumpukan flanel yang sudah pernah aku potong-potong, ideku jadi muncul untuk membuat petits dengan topping strawberry.


Terkesan monoton sih, yah maklumlah tujuanku hanya menghabiskan sisa potongan flanel. Suami yang dari tadi mondar mandir melihatku menjahit hingga dini hari akhirnya nyelutuk, "Kaprodi kok nyekel dom" (Kaprodi kok yang dipegang jarum) --> GJ part 2

Saat itu aku hanya tertawa ngakak karena sebelumnya kami membicarakan blog OL Shop aku http://momo-flanel.blogspot.com yang sedikit amburadul. Dengan telaten suami membantu menjelaskan agar diedit ulang. Makanya akupun bersemangat menyelesaikan petits dengan topping strawberry ini karena yakin besok pagi bisa di posting dengan rapi lagi.

Tapi selang beberapa saat akupun menyadari "guyonan" yang disampaikan suami ternyata maknanya cukup mendalam.. (wow.. aku mulai mengkaitkan dengan Discourse Analysis, tepatnya Maxim of Quality and Quantity..)

S1 aku ini dari jurusan sastra Inggris dan bahasa minornya bahasa Mandarin. S2 aku dari jurusan pendidikan bahasa Inggris. Tapi entah kenapa aku lebih suka mengajar bahasa Mandarin dan Linguistics ketimbang bidang pendidikan dan sastra Inggris. --> GJ part 3.

Justru sekarang aku bingung menentukan jurusan S3. Ingin sekali aku memilih jurusan Linguistik atau kajian Amerika (yah, biar linier dengan S1 aku gitu..) tetapi sayangnya tidak bisa kudapatkan di kota Malang. Setidaknya aku harus ke Jawa tengah (UGM, UNS) untuk mendapatkannya. Study ke LN? Wow jauh banget dari pemikiran karena aku orang yang tidak bisa jauh dari keluarga terutama suami. 

Aku merasa dari segi kompetensi juga rata-rata. HSK level 3, IELTS score 6 (tapi belum bisa dikatakan reliable karena baru sekali mengikuti test, *membela diri mode on* hehe..). Aku mengadakan penelitian, pengabdian masyarakat, dan menjadi pemateri seminar dalam satu tahun bisa dihitung dengan jari.
Aku mencoba merenungkan lagi, lantas apakah OL shop aku ini bisa mendukung karir aku?? Jawabannya "ya" dan "tidak".

Sebagai seorang dosen wajib melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi. Sedikit banyak keterampilanku bisa kujadikan pengabdian pada masyarakat, tridarma yang ke  3 setelah (1) pendidikan dan pengajaran, (2) penelitian. Bukankah pada Training of Trainer yang pernah kuikuti seorang dosen juga dianjurkan memiliki jiwa enterpreneurship ?

Hwua.. lantas bidang yang mana yang sebenarnya menjadi spesialisasi ku ? --> GJ part 4 *langsung nyesek*

Belum terjawab, dan tambah nyesek saat suami menambahkan bahwa akupun layak menjadi "teknisi blog" --> the last but not least of my GJ ness...

Selengkapnya >>